Gejala Uretritis Apakah Merupakan Penyakit Kelamin

Uretritis dapat terjadi pada pria dan wanita, dimana penyakit ini memiliki gejala yang sedikit berbeda. Beberapa orang yang terinfeksi uretritis juga mungkin tidak menunjukkan gejala yang jelas, terutama pada wanita. Sementara pada pria biasanya gejala uretritis mungkin tidak terlihat lebih jelas jika uretritis disebabkan oleh infeksi dengan klamidia atau trikomoniasis. Oleh sebab itu sangat penting untuk menguji apakah Anda telah terinfeksi penyakit menular seksual atau tidak.

>>bagaimana cara penanganan uretritis? [klik disini berkonsultasi]<<<Gejala Uretritis Apakah Merupakan Penyakit Kelamin

 

Berikut ini adalah gejala uretritis pada wanita:

  • Keputihan yang tidak normal
  • Nyeri panggul dan perut
  • Nyeri saat berhubungan intim
  • Sering buang air kecil
  • Demam dan dingin
  • Sakit perut
  • Gatal

Sedangkan pada pria, gejala uretritis adalah:

  • Darah dalam urin atau air mani
  • Nyeri saat ejakulasi
  • Keputihan keluar dari penis
  • Sensasi panas saat membuat air kecil
  • Penis membengkak, terasa gatal, dan sensitif
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah selangkangan
  • Demam, tetapi jarang terjadi

Apa penyebab uretritis?

Pada umumnya ada berbagai jenis uretritis yang diklasifikasikan menurut penyebab peradangan. Penyebabnya adalah uretritis gonokokal dan uretritis nongonokokal. Uretritis gonokokal disebabkan oleh bakteri yang sama yang menyebabkan infeksi menular seksual gonore (IMS). Jenis ini menyumbang 20 persen dari kasus uretritis.

Sedangkan uretritis nongonokokal adalah uretritis yang disebabkan oleh infeksi lain yang bukan gonore. Chlamydia adalah penyebab umum uretritis nongonococcal, tetapi juga dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual lainnya. Penyebab-penyebab ini dapat termasuk cedera, seperti dari kateter atau jenis lain dari trauma genital. Sementara banyak pasien memiliki satu jenis uretritis atau yang lain, itu mungkin memiliki penyebab urethritis yang berbeda sekaligus. Ini terutama berlaku untuk wanita.

>>> Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai uretritis? [klik disini berkonsultasi]<<<   

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis penyakit ini?

Setelah menanyakan riwayat medis pasien, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik kepada pasien. Dokter akan mengambil sampel urin untuk menguji apakah ada infeksi uretra. Tes darah juga bisa dilakukan untuk mendiagnosis secara akurat.

Beberapa orang dapat mengalami uretritis yang disebabkan oleh gonore dan sifilis pada waktu yang bersamaan, oleh karena itu uji sifilis harus dilakukan sebelum pengobatan pada kasus uretritis yang disebabkan oleh gonore.

Saran yang dapat membantu Anda mengatasi uretritis non-gonore, antara lain adalah:

  • Selalu periksa dengan dokter Anda untuk memantau perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti instruksi dokter, jangan gunakan obat yang tidak diresepkan atau jangan gunakan obat resep yang telah diresepkan untuk Anda.
  • Hentikan seks selama perawatan atau berhubungan seks yang aman.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter Anda untuk solusi terbaik untuk masalah Anda.

>>> Pengobatan di Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<

Konsultasikan Keluhan Anda Pada Klinik Apollo

Jika mengalami uretritis, Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, Klinik Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin.

Klinik Apollo memiliki peralatan medis yang modern, dan lengkap dengan laboratorium. Pasien yang datang berobat ditangani langsung oleh dokter yang ahli dan berpengalaman dalam bidangnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai gejala uretritis atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.