Gejala Awal Penyakit Sifilis sesuai dengan tahap infeksi. Tahap pertama melibatkan munculnya nyeri tanpa nyeri pada alat kelamin, dubur, atau mulut. Setelah sakit sembuh, tahap kedua biasanya akan bermanifestasi dengan ruam. Akhirnya, setelah periode lama tanpa gejala, tahap ketiga bisa tiba-tiba berkembang, menyebabkan kerusakan luas pada otak, saraf, mata, atau jantung.

Karena gejala sifilis sering tidak spesifik (atau menyerupai kondisi lain seperti psoriasis, wasir, dan sariawan), infeksi kadang-kadang hilang dan tidak ditangani. Untuk alasan inilah sifilis sering disebut sebagai raja singa.

><bagaimana cara pengobatan sifilis? [klik disini konsultasi dokter]<<<

Bagaimana gejala penyakit sifilis?

1.???? Sifilis Primer

Sifilis primer biasanya akan mulai dengan munculnya chancre di mana saja dari tiga hingga 90 hari setelah paparan awal (rata-rata 21 hari). Rasa sakit akan berkembang pada titik kontak, paling sering pada leher rahim, vagina, penis, anus, dubur, atau mulut.?Mungkin ada satu atau lebih lesi dengan ukuran mulai dari seperdelapan inci hingga satu inci atau lebih. Karena luka tidak menimbulkan rasa sakit, mereka dapat dengan mudah hilang jika terinternalisasi. Kelenjar kelenjar pembengkakan juga bisa terjadi, biasanya dekat tempat infeksi.?Tanpa perawatan, chancre akan sembuh di mana saja dari tiga hingga enam minggu.

>>>ingin mengetahui lebih lanjut mengenai gejala sifilis primer? [klik disini berkonsultasi]<<

2.???? Sifilis sekunder

Jika tidak ditangani, infeksi primer akan berkembang menjadi sifilis sekunder. Gejala biasanya muncul dalam waktu empat hingga 10 minggu setelah munculnya chancre. Selama tahap ini, seseorang mungkin merasa sakit dan mengalami demam, sakit tenggorokan, kelelahan, penurunan berat badan, dan sakit kepala. Pembengkakan kelenjar getah bening umum (limfadenopati generalisata) juga sering terjadi.?Salah satu gejala yang lebih khas dari sifilis sekunder adalah ruam yang luas dan tidak gatal pada batang tubuh, tungkai, dan (paling banyak) telapak tangan dan telapak kaki.??Munculnya ruam dapat bervariasi secara dramatis. Lesi mungkin datar atau menonjol, bersisik atau menyerupai sarang, dan mereka bahkan dapat bermanifestasi dengan lepuhan berisi nanah (pustula). Apapun penampilannya, lesi sangat mudah menular dan dapat dengan mudah menularkan penyakit ke orang lain.?Gejala tanda lain termasuk rambut rontok yang tidak dapat dijelaskan (alopecia sifilis) dan lesi retak di sudut mulut (cheilitis fisura).?Sifilis sekunder juga dapat bermanifestasi dalam cara yang jarang, tidak biasa, dan bervariasi yang mempengaruhi hati, ginjal, tulang, dan sistem saraf pusat, mengapa sering disebut sebagai raja singa. ?Gejala sifilis sekunder biasanya akan hilang tanpa pengobatan dalam tiga hingga enam minggu.

>>>ingin mengetahui lebih lanjut mengenai gejala sifilis sekunder? [klik disini berkonsultasi]<<

  1. Sifilis laten

Sifilis laten adalah tahap ketiga dari infeksi yang ditandai oleh tidak adanya gejala, tetapi tes darah positif. Ini dibagi lagi menjadi dua tahap: Sifilis laten awal adalah periode kurang dari setahun dari tes darah terakhir. Gejala sekunder kadang-kadang bisa kambuh selama fase laten awal. Sifilis laten yang terlambat adalah periode lebih dari satu tahun dari tes darah terakhir. Dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan bahkan puluhan tahun tanpa tanda-tanda penyakit. Sementara infeksi dapat diteruskan selama tahap laten awal, itu kurang mungkin untuk melakukannya selama tahap latensi nanti. Lamanya latensi sangat bervariasi.

>>>ingin mengetahui lebih lanjut mengenai gejala sifilis laten?? [klik disini berkonsultasi]<<

  1. Sifilis tersier

Sifilis tersier adalah tahap infeksi paling serius dan ditandai oleh tiga komplikasi utama: Sifilis Gummatous menyebabkan pembentukan lesi yang lunak dan menyerupai tumor yang disebut gummas. Lesi non-kanker ini dapat menyebabkan luka ulseratif besar pada kulit dan mulut, dan mengikis jaringan jantung, hati, otot, tulang, dan organ vital lainnya. Gejala dapat berkembang sedini tahun setelah paparan atau sebanyak 50 tahun kemudian. Sifilis kardiovaskular dapat menyebabkan peradangan parah pada aorta dan perkembangan aneurisma aorta (pembengkakan dan melemahnya dinding aorta). Gejala sifilis kardiovaskular biasanya muncul 10 hingga 30 tahun setelah infeksi primer. Neurosifilis mempengaruhi sistem saraf pusat dan biasanya berkembang dalam empat hingga 25 tahun infeksi. Sementara beberapa orang akan tetap bebas gejala, yang lain mungkin mengalami gejala-gejala neurologis yang berat termasuk meningitis (peradangan selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang) atau tabes dorsalis (suatu kondisi yang ditandai oleh nyeri syaraf, hilangnya keterampilan motorik, gangguan penglihatan, tuli, dan inkontinensia). Kejang, perubahan kepribadian, halusinasi, demensia, skizofrenia, dan stroke juga bisa terjadi.

Konsultasikan Diri Anda Pada Klinik Apollo, Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin

Di Klinik Apollo Anda dapat menemukan penanganan terbaik atasi sifilis, dengan biaya yang terjangkau. Klinik Apollo merupakan penyedia layanan kesehatan yang berbasis klinik, yang sudah banyak berpengalaman mengatasi berbagai permasalahan penyakit kelamin.

Klinik Apollo adalah spesialis penyakit kulit dan kelamin yang memiliki alat medis canggih dan modern serta bertaraf Internasional dan ditangani langsung oleh dokter ahli yang berpengalaman dalam bidangnya.>>>[klik disini untuk mengetahui biaya penanganan sifilis]<<<

Tips: Untuk informasi lebih lanjut mengenai sifilis atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.