Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Gejala Awal Penyakit Sifilis terjadi secara bertahap, yang disebut primer, sekunder, laten awal dan laten tersier. Setiap tahap memiliki berbagai jenis gejala. Sifilis bergantian antara waktu ketika aktif dan tidak aktif. Ketika sifilis aktif, mungkin ada gejala. Ketika infeksi tidak aktif, tidak ada gejala yang muncul meskipun Anda masih memiliki sifilis. 

Pengobatan penyakit raja singa tidak bisa diatasi sendiri tanpa pemeriksaan dokter. Penanganan harus sesuai dengan tahapan penyakit sifilis. Beberapa pasien menunda-nunda penanganan dan berharap penyakit ini dapat sembuh sendirinya, tetapi yang harus Anda tahu penyakit ini memang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun Anda tidak boleh senang terlebih dahulu karena walaupun dapat sembuh tanpa pengobatan, bakteri treponema pallidum masih menginfeksi walau tidak menimbulkan gejala.

Bagaimana cara mengobati sifilis tahap primer          Klik disini berkonsultasi

Bagaimana cara mengobati sifilis tahap sekunder      Klik disini berkonsultasi

Bagaimana cara mengobati sifilis tahap laten             Klik disini berkonsultasi

Bagaimana cara mengobati sifilis tahap tersier           Klik disini berkonsultasi

Kenali gejala sifilis agar bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin

Sifilis dikenal sebagai peniru hebat karena tampaknya seperti banyak infeksi atau kondisi lain, dan sulit didiagnosis. Tahap laten primer, sekunder dan awal bersifat infeksius. Seringkali orang tidak tahu mereka mengidap sifilis karena mereka  tidak merasakan Luka Yang Tidak Sakit Pada Kelamin. Jika tidak ditangani, sifilis dapat berkembang ke tahap akhir dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

1.     Sifilis stadium primer

Muncul nyeri yang tidak nyeri (chancre) dapat berkembang di tempat sifilis memasuki tubuh. Seringkali sakit tidak akan terlihat, tetapi jika ada sakit maka meningkatkan kemungkinan mendapatkan atau melewati HIV. Rasa sakit biasanya terjadi di mana saja dari 3 hingga 90 hari setelah kontak. Perut yang paling sering terjadi di daerah kelamin, tetapi mungkin juga di bibir dan mulut. Rasa sakit akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, tetapi sifilis akan terus berlanjut. >>>ingin mengetahui gejala sifilis primer lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<<

2.     Stadium sekunder

Muncul ruam yang tidak gatal dapat berkembang di mana saja dari 14 hingga 90 hari setelah mendapatkan sifilis. Ruam dapat muncul di mana saja di tubuh, tetapi paling sering ditemukan di dada, perut, alat kelamin, telapak tangan dan telapak kaki. Ruam biasanya menghilang tetapi bisa kembali berbulan-bulan kemudian. Gejala lain mungkin termasuk sakit kepala, demam, rambut rontok, kelenjar getah bening yang membengkak dan benjolan atau bercak di dalam mulut, anus, penis atau vagina. >>>ingin mengetahui gejala sifilis sekunder lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<<

3.     Tahap Laten atau Tersembunyi

Jika sifilis tidak diobati, ia berlanjut ke tahap laten, atau tersembunyi. Periode laten dapat bertahan hingga 30 tahun atau lebih, dan Anda mungkin tidak memiliki gejala selama waktu ini.>>>ingin mengetahui gejala sifilis tahap laten lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<<

 

4.     Sifilis tersier

Tahap terakhir infeksi adalah sifilis tersier. Sekitar 15 hingga 30 persen orang yang tidak menerima penanganan sifilis akan memasuki tahap ini. Sifilis tersier dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal. Sifilis tersier dapat mengancam jiwa, hingga menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa gejala dari sifilis tersier, antara lain adalah:

  • Kebutaan
  • Tuli
  • Hilang ingatan
  • Penghancuran jaringan lunak dan tulang
  • Gangguan neurologis, seperti stroke atau meningitis
  • Penyakit jantung
  • Neurosifilis, yang merupakan infeksi otak atau sumsum tulang belakang

>>>ingin mengetahui gejala sifilis tersier lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<<

Infeksi penyakit sifilis sangat berbahaya, penanganan sedini mungkin akan mencegah komplikasi serius penyakit sifilis

Jika Anda mengalami penyakit sifilis atau mencurigai bahwa Anda mengalami penyakit tersebut, sebaiknya konsultasikan diri Anda segera pada dokter. Penanganan penyakit sifilis harus dilakukan pemeriksaan dan penanganan pada ahlinya agar bisa mendapatkan solusi penanganan terbaik.

Jika Anda terbukti menderita penyakit sifilis, anda juga harus segera mengajak pasangan Anda untuk berkonsultsi bersama, karna penyakit sifilis menular sehingga kemungkinan besar pasangan seksual Anda juga terinfeksi penyakit ini. Pemeriksaan penyakit pada pasangan bertujuan agar dia bisa melakukan pemeriksaan dan menerima perawatan penyakit sifilis. Jika mengalami penyakit sifilis sebaiknya segera mintalah saran pada dokter atau klinik kesehatan spesialis penyakit kelamin.

Konsultasikan keluhan Anda pada Klinik Apollo

Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, Spesalis Penyakit Kulit Dan Kelamin dengan biaya pengobatan terjangkau

Klinik Apollo memiliki peralatan medis yang modern, dan dokter yang berpengalaman dalam bidangnya serta privasi pasien sangat terjaga.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sifilis atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.