Apa saja bahaya infeksi sifilis??

Sifilis adalah penyakit yang sangat menular yang menyebar terutama melalui aktivitas seksual, termasuk seks oral dan anal. Bahaya Infeksi sifilis dapat ditularkan ke orang lain melalui ciuman yang lama atau kontak tubuh yang dekat. Meskipun penyakit ini menyebar dari luka, sebagian besar luka itu tidak dikenali. Orang yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar menularkannya ke pasangan seksualnya. Wanita hamil dengan penyakit ini dapat menyebarkannya ke bayi mereka. Penyakit ini, yang disebut sifilis bawaan, dapat menyebabkan kelainan atau bahkan kematian pada anak. Sifilis tidak dapat disebarkan melalui kursi toilet, kenop pintu, kolam renang, bak air panas, bak mandi, pakaian bersama, atau peralatan makan.

>>>bagaimana cara penanganan infeksi sifilis? [klik disini berkonsultasi]<<<


Bagaimana saya tahu jika saya mengalami sifilis?

Waspada ini dia gejala penyakit sifilis, untuk mencegah bahaya infeksi sifilis Anda harus mengetahui gejala penyakit sifilis, agar bisa mendapatkan? penanganan segera. Adapun gejala penyakit sifilis antara lain adalah:

1.???? Sifilis dini atau primer??????????

Orang dengan sifilis primer akan mengembangkan satu atau lebih luka. Luka tersebut biasanya berupa bisul kecil tanpa rasa sakit. Mereka terjadi pada alat kelamin atau di dalam atau sekitar mulut di suatu tempat antara 10-90 hari (rata-rata tiga minggu) setelah paparan. Bahkan tanpa perawatan mereka sembuh tanpa bekas luka dalam waktu enam minggu.

  • Pada pria, luka ini?sering muncul di daerah kelamin.
  • Pada wanita biasanya luka berkembang pada bagian luar alat kelamin atau di bagian dalam alat kelamin wanita. Chancre biasanya tidak dapat diketahui jika terjadi di dalam alat kelamin wanita atau pada permukaan rahim. Luka biasanya tanpa rasa sakit dan tidak mudah terlihat.
  • Perkembangan kelenjar getah bening dapat terjadi di daerah sekitar luka.
  • Luka?juga dapat terjadi di bagian tubuh lain selain kelamin.
  • Luka?biasanya berlangsung selama 3-6 minggu, dan dapat sembuh tanpa penanganan, namun akan meninggalkan luka tipis. Meskipun luka?telah sembuh, bukan berarti penyakit sifilis juga menghilang dan seseorang masih bisa menularkan sifilis pada orang lain pada kondisi ini.
  • Jika sifilis pada tahap primer tidak segera diatasi maka akan berlanjut pada tahap yang kedua, yaitu sifilis tahap sekunder.
  1. Sifilis Tahap Sekunder

Biasanya pada sifilis tahap sekunder ditandai dengan munculnya ruam selama 2-12 minggu setelah luka?berkembang dan terkadang bahkan sebelum ia sembuh. Gejala lain mungkin terjadi berarti bahwa infeksi telah menyebar ke seluruh tubuh. Ruam sering berkembang pada seluruh tubuh dan umumnya termasuk telapak tangan dan kaki. Adapun gejala dari sifilis sekunder yang muncul, antara lain adalah:

  • Ruam yang muncul terlihat coklat kemerahan, kecil, padat, datar atau terangkat pada kulit kurang dari 2 cm. Namun, ruamakan ?tampak seperti masalah kulit biasa.
  • Luka kecil terbuka dapat hadir pada selaput lendir. Luka berisi nanah atau luka lembab seperti kutil juga dapat hadir.
  • Pada orang berkulit gelap, warna luka mungkin terlihat lebih terang dibandingkan kulit di sekitarnya.
  • Ruam kulit biasanya sembuh dalam waktu 2 bulan dengan sendirinya tanpa tanpa bekas luka. Setelah penyembuhan, perubahan warna kulit dapat terjadi. Namun, meskipun luka telah sembuh, sipilis akan tetap menular kepada orang lain.
  1. Sifilis Tahap Laten

Penyakit sifilis jika tidak segera diatasi akan maju ke tahap laten, pada sifilis tahap laten biasanya sifilis adalah tahapan setelah seseorang terinfeksi. Setelah ruam pada tahap sekunder hilang, seseorang tidak akan memiliki gejala apapun dalam beberapa waktu (tahap laten). Tahapan ini mungkin dapat sesingkat satu tahun atau dapat berkisar antara 5-20 tahun. Selama tahap ini, diagnosis yang akurat hanya dapat dilakukan melalui tes darah, pengalaman seseorang, atau kelahiran anak dengan sifilis kongenital. Seseorang akan menularkan virus selama periode awal tahap laten dan mungkin juga menular selama tahap laten jika tidak ada gejala yang hadir.

>>>ingin mengetahui gejala sifilis tahap laten lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<<

Bahaya infeksi sifilis tersier meliputi:

  • kerusakan otak: Tergantung pada bagian mana yang rusak, gejalanya dapat berkisar dari efek motorik (seperti tremor) hingga gangguan suasana hati (seperti memiliki delusi keagungan). Kelemahan otot, nyeri, koordinasi otot menurun, dan kehilangan gerakan anggota tubuh adalah mungkin.
  • kerusakan jantung dan pembuluh darah: Sifilis memiliki kecenderungan khusus untuk merusak dinding aorta, arteri terbesar tubuh, yang dapat menyebabkan aneurisma. Sindrom ini biasanya muncul 10 hingga 25 tahun setelah infeksi awal.
  • kerusakan pada saraf vital dan pembuluh darah di bagian belakang mata: Sifilis biasanya menyerang kedua mata. Jika tidak diobati, kerusakan mata yang tidak dapat diperbaiki yang dapat menyebabkan kebutaan dapat terjadi. Sekali lagi, ini dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal.

Ini hanya beberapa organ yang paling mungkin rusak. Namun, gejalanya seharusnya tidak menjadi separah ini, karena sifilis dapat disembuhkan dalam beberapa hari sejak awal. Ini bisa menjadi penyakit halus, dan bisa tidak diketahui selama tahap primer.

Konsultasikan kondisi Anda pada Klinik Apollo, Spesalis Penyakit Kulit Dan Kelamin dengan biaya pengobatan terjangkau.

Klinik Apollo memiliki peralatan medis yang modern, dan dokter yang berpengalaman dalam bidangnya serta privasi pasien sangat terjaga.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sifilis atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.