Anda Tahu Harus Bahaya Sifilis

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang sangat menular yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak mendapatkan penanganan segera. Hal ini disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral (spirochete) yaitu Treponema pallidum, yang dapat hidup hampir di mana saja di tubuh dan menyebar dengan cepat.

Sifilis berkembang melalui empat tahapan yang berbeda yaitu tahap primer, sekunder, laten, dan tersier, yang masing-masing dapat berlangsung selama beberapa tahun. Komplikasi kesehatan yang serius adalah umum dan bisa berakibat fatal pada tahap akhir, atau tersier, sifilis.

>>>Bagaimana cara mengobati sifilis? [klik disini berkonsultasi]<<<

Bagaimana cara penyebaran penyakit sifilis? 

Sifilis dapat menyebar melalui seks vaginal, oral, dan anal selama tahap laten primer, sekunder, dan awal infeksi. Bakteri biasanya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa dari alat kelamin, mulut, atau anus atau kulit yang pecah bersentuhan dengan luka sifilis terbuka. Seorang ibu yang terinfeksi dapat melewati sifilis melalui plasenta ke janinnya yang sedang berkembang.

Tanda dan gejala sifilis
Banyak tanda dan gejala sifilis sulit dibedakan dari penyakit lain. Manifestasinya bervariasi sesuai dengan stadium penyakit dan status kekebalan dari orang yang terinfeksi. Masing-masing dari empat tahap menandai perubahan dalam perjalanan infeksi. Jika dibiarkan tidak diobati, atau jika diobati pada tahap penyakit laten atau tersier akhir, sifilis menyebabkan kerusakan saraf dan kardiovaskular.

Tahapan penyakit sifilis untuk menghindari bahaya sifilis

• Sifilis Primer
Tanda pertama sifilis biasanya muncul 2 hingga 10 minggu setelah terpapar. Sakit merah, oval, yang disebut chancre (shanker yang diucapkan) berkembang di tempat bakteri memasuki tubuh. Lesi biasanya terlihat bersih, tidak pusfilled, dan sering tanpa rasa sakit. Ini dapat berkembang menjadi suatu ulkus yang mengeluarkan lendir yang jernih saat terganggu.

Kebanyakan chancre muncul pada penis, anus, dan dubur pada pria, dan pada vulva, leher rahim, dan antara vagina dan anus (perineum) pada wanita. Kurang umum, mereka terbentuk di bibir, tangan, atau mata. Luka di vagina dan dubur mungkin tidak terdeteksi kecuali dilihat oleh dokter. Pembengkakan dan pengerasan kelenjar getah bening di paha bagian dalam dan selangkangan juga umum. Lesi atau cancre biasanya sembuh tanpa perawatan dalam 6 minggu.

>>>ingin mengetahui bahaya sifilis ditahap primer? [klik disini berkonsultasi]<<<

• Sifilis sekunder
Pada tahap ini bakteri menyebar melalui darah ke kulit, hati, sendi, kelenjar getah bening, otot, dan otak. Ruam sering muncul sekitar 6 minggu hingga 3 bulan setelah chancre telah sembuh. Ruam dapat menutupi bagian tubuh manapun, tetapi cenderung muncul di telapak tangan atau telapak kaki. Luka ini tidak menyebabkan gatal. Beberapa lesi yang tidak nyeri juga dapat terbentuk di membran mukosa mulut dan tenggorokan dan pada tulang dan organ internal. Pada saat ini, penyakit ini sangat menular, karena bakteri hadir dalam sekresi dari lesi.

Ruam biasanya sembuh tanpa perawatan dalam 2 hingga 6 minggu. Gejala lain mungkin termasuk demam, sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, sakit leher, nyeri sendi, dan bercak-bercak rambut rontok. Sejumlah besar pasien tidak mengalami gejala pada tahap penyakit ini.

• Sifilis laten
Tahap ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Dimana pada tahap ini biasanya gejala sifilis primer dan sekunder menghilang, dan biasanya tidak akan ada gejala nyata pada tahap ini. Tetapi bakteri tetap berada di dalam tubuh. Tahap ini biasanya berlangsung selama bertahun-tahun, tanpa menimbilkan gejala apapun sebelum berlanjut ke sifilis tersier.

• Sifilis tersier

Tahap terakhir infeksi adalah sifilis tersier. Sekitar 15 hingga 30 persen orang yang tidak menerima penanganan sifilis akan memasuki tahap ini. Sifilis tersier dapat terjadi bertahun-tahun setelah infeksi awal. Sifilis tersier dapat mengancam jiwa, hingga menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa gejala dari sifilis tersier, antara lain adalah:

• Kebutaan
• Tuli
• Hilang ingatan
• Penghancuran jaringan lunak dan tulang
• Gangguan neurologis, seperti stroke atau meningitis
• Penyakit jantung
• Neurosifilis, yang merupakan infeksi otak atau sumsum tulang belakang

Kenali cara cepat mengatasi sifilis

Apa bahaya sifilis jika tidak segera diatasi?

Jika pada tahap awal terinfeksi penyakit sifilis tidak segera diatasi dapat menyebabkan:

  • Sebagian alat reproduksi terganggu
  • Rentan tertular penyakit menular seksual lainnya seperti HIV
  • Menyerang jantung
  • Menyebabkan gangguan saraf pusat
  • Hingga menyebabkan kematian

 >>> Pengobatan sifilis di Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<

Konsultasikan Diri Anda Pada Klinik Apollo, Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin

Di Klinik Apollo Anda dapat menemukan penanganan terbaik atasi sifilis, dengan biaya yang terjangkau. Klinik Apollo merupakan penyedia layanan kesehatan yang berbasis klinik, yang sudah banyak berpengalaman mengatasi berbagai permasalahan penyakit kelamin.

Klinik Apollo adalah spesialis penyakit kulit dan kelamin yang memiliki alat medis canggih dan modern serta bertaraf Internasional dan ditangani langsung oleh dokter ahli yang berpengalaman dalam bidangnya.

>>>[klik disini untuk mengetahui biaya penanganan sifilis]<<<

Tips: Untuk informasi lebih lanjut mengenai bahaya sifilis atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.