5 Tanda Penyakit Gonore Pada Wanita

Penyakit gonore pada wanita dan pria memiliki tanda gejala yang sama yaitu adanya pengeluaran nanah dari kelamin. Gonore disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi saluran genital, tenggorokan, atau dubur Anda. Anda bisa mendapatkan PMS ini dengan melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi. Hubungan seks tanpa kondom berarti hubungan seks tanpa kondom lateks atau poliuretan. Jika Anda menderita gonore saat hamil, Anda dapat memberikan penyakit menular seksual ini kepada bayi Anda saat melahirkan.

>> Bagaimana cara pengobatan gonore? [klik disini berkonsultasi] <<<

Apa tanda-tanda dan gejalanya?

Gejala gonore tidak boleh di abaikan, 85% hingga 90% pria dengan gonore akan memiliki gejala. Gejala pria sering muncul dalam seminggu (biasanya 2 sampai 5 hari) setelah mereka terinfeksi. Tapi, gejalanya bisa memakan waktu hingga 30 hari untuk memulai.

Penyakit gonore pada wanita mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul. Gejala biasanya dimulai dalam 5 hingga 10 hari atau dalam 60 hari. Hanya sekitar 50% wanita yang memiliki gejala yang dapat Anda lihat.

Gejala pria dapat meliputi:

  1. Keluar nanah dari penis
  2. Gatal, terbakar atau keduanya saat buang air kecil (uretritis).
  3. Kemerahan dan pembengkakan pada lubang di penis (meatus uretra).
  4. Penis yang bengkak. Ini jarang terjadi.

Penyakit gonore pada wanita memiliki gejala, antara lain:

  1. Cairan (keputihan) dari vagina yang berwarna kuning kehijauan – dari serviks yang terinfeksi.
  2. Sejumlah kecil darah (bercak) atau perdarahan, atau keduanya, antara menstruasi atau saat berhubungan seks.
  3. Kadang-kadang cairan yang tidak biasa dari lubang kemih atau gatal, vulva merah atau keduanya. Cairan ini disebut pelepasan uretra. Vulva adalah bagian luar alat kelamin wanita.

Baca juga: penyebab gonore

Rasa sakit saat berhubungan seks (kadang-kadang).

Baik pria maupun wanita bisa mendapatkan infeksi tenggorokan akibat seks oral, atau infeksi pada dubur akibat seks anal. Banyak orang tidak akan mengalami gejala. Tetapi, beberapa orang mungkin menemukan bahwa anus atau lapisan tenggorokan mereka berwarna merah dan bengkak.

Jika Anda memiliki infeksi tenggorokan, Anda mungkin juga mendapatkan kelenjar bengkak (kelenjar getah bening) di leher Anda.

Jika Anda memiliki infeksi dubur, Anda mungkin mengalami pendarahan dubur, gatal di dubur, pegal, nanah, atau sakit dengan gerakan usus.

Bisakah gonore menyebabkan masalah lain jika tidak diobati?

Iya nih! Jika Anda seorang wanita dan Anda tidak mengobati infeksi Anda, bagian dari sistem reproduksi Anda mungkin terinfeksi. Ini termasuk rahim, saluran tuba, ovarium dan bahkan di dalam perut bagian bawah (perut). Infeksi ini disebut pelvic inflammatory disease (PID). Jika Anda menderita PID, Anda mungkin menderita sakit perut ringan hingga berat, demam, dan tidak dapat memiliki anak (tidak subur). Seorang wanita dengan PID juga mungkin mengalami nyeri panggul kronis dan kehamilan di luar rahim (kehamilan ektopik). Ini jarang terjadi, tetapi dimungkinkan untuk meninggal karena kehamilan ektopik.

Pria dapat mengalami pembengkakan parah dan rasa sakit di testis (epididimitis), yang dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk membuat sperma dan ayah anak-anak (kemandulan).

Jika Anda tidak mengobati PMS ini, penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh Anda dan menginfeksi darah, persendian, kulit, dan otak Anda. Jika Anda menderita gonore, Anda juga memiliki risiko lebih besar terkena PMS lain seperti HIV, virus penyebab AIDS.

Jika Anda menderita gonore saat hamil, Anda dapat memberikan penyakit menular seksual ini kepada bayi Anda selama persalinan pervaginam. Bayi juga bisa mendapatkan infeksi tenggorokan, tulang, darah, dan otak. Bayi yang lahir dengan gonore, bisa mendapatkan infeksi mata yang parah yang disebut konjungtivitis. Infeksi ini dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati.

Bagaimana saya tahu jika saya menderita gonore?

Untuk mengetahui dengan pasti, Anda harus mengunjungi penyedia layanan kesehatan untuk pemeriksaan fisik lengkap. Penyedia akan menggunakan swab untuk mengambil sampel dari lokasi infeksi (Uretra, leher rahim, rektum, dan atau mata) dan akan diuji untuk bakteri. Tes baru tersedia yang menggunakan sampel urin untuk menguji gonore. Namun, jenis pengujian ini tidak tersedia di semua kantor penyedia. Tanyakan penyedia Anda apakah tes urin tersedia.

Anda dapat menderita gonore dan tidak mengetahuinya. Banyak wanita tidak memiliki tanda-tanda PMS ini. Itulah mengapa penting bagi semua wanita yang aktif secara seksual untuk menjalani pemeriksaan panggul secara teratur. Selama pemeriksaan Anda, penyedia Anda dapat mengambil sampel cairan Anda (debit) untuk mencari gonore.

>>> Klinik Apollo bagus atau tidak? <<< 

Mendeteksi penyakit gonore sedini mungkin dapat mencegah berbagai komplikasi akibat penyakit ini

Klinik Apollo adalah Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin, banyak berpengalaman dalam bidangnya, dan selalu menjaga privasi pasien serta ditangani langsung oleh dokter yang berkompetensi dan didukung peralatan medis yang modern.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit gonore pada wanita atau Anda memiliki pertanyaan lainnya mengenai keluhan yang Anda alami, hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.