Apa saja gejala sifilis?

Gejala Awal Penyakit Sifilis biasanya menyebar dengan menyentuh sakit disebut chancre atau lesi seperti kutil yang disebabkan oleh sifilis. Ini bisa terjadi melalui seks (vagina, oral, atau dubur) atau kontak seksual dekat. Chancre mungkin sulit dilihat, jadi seseorang mungkin tidak tahu mereka memilikinya.

Anda mungkin menderita sifilis dan tidak memiliki gejala apa pun, dan bisa dengan sangat mudah meneruskannya ke orang lain. Gejala awal sangat mirip dengan banyak penyakit lainnya. Sifilis memiliki 4 tahap gejala – primer, sekunder, laten, dan tersier.
 

Adapun gejala penyakit sifilis antara lain adalah:                                       
  1. Stadium 1 – fase primer
Nyeri tanpa rasa sakit (disebut chancre- “shan-ker”) mungkin muncul di daerah di mana kuman pertama masuk ke tubuh, biasanya pada penis, anus, vulva, mulut, bibir, atau tangan. Ini tegas dan bulat dan biasanya muncul di mana saja dari 9 hingga 90 hari (rata-rata 21 hari) setelah terpapar. Luka pada penis atau vulva mungkin tidak diperhatikan dan bisa hilang dengan sendirinya dalam 3-6 minggu. Namun, bahkan tanpa sakit Anda masih bisa membawa kuman dan menyebarkannya ke orang lain.
  1. Tahap 2 – fase sekunder
Selama tahap ini, Anda mungkin memiliki gejala seperti flu 3 minggu hingga 6 bulan setelah infeksi. Pada saat ini, Anda juga bisa mendapatkan ruam (biasanya luka coklat dengan ukuran satu sen) di telapak tangan, telapak kaki, atau daerah selangkangan. Ruam mungkin ada di seluruh tubuh. Bakteri hidup dalam ruam, sehingga setiap kontak fisik (seksual dan nonseksual) dengan ruam dapat menyebarkan infeksi. Ruam biasanya sembuh dalam 2-6 minggu dan bisa sembuh tanpa pengobatan. Tahap kedua juga bisa meliputi:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Kelenjar kelenjar pembengkakan bengkak
  • Rambut rontok berlebih
  • Nyeri otot
  • Bintik-bintik mukosa atau luka di mulut
  • Kelelahan
  • Benjolan atau kutil di daerah yang hangat dan basah
  1. Tahap 3 – fase laten
Tahap ini biasanya muncul ketika sifilis tidak diobati dan “tersembunyi.” Seseorang bisa berada dalam tahap infeksi selama bertahun-tahun. Ini bisa berlanjut ke tahap 4 yang bisa serius.
  1. Tahap 4 – Tersier
Beberapa orang mengembangkan tersier, atau sifilis lanjut. Ini adalah ketika bakteri merusak jantung, mata, otak, sistem saraf, tulang, sendi, atau bagian lain dari tubuh. Tahap ini dapat terjadi 10-30 tahun setelah kontak pertama dengan infeksi, berlangsung selama bertahun-tahun, dan dapat menyebabkan kematian.
Sifilis tersier dapat menyebabkan:
  • Penyakit kejiwaan
  • Kebutaan
  • Penyakit jantung
  • Kelumpuhan
  • Kerusakan otak
 

Mengalami sifilis? Konsultasikan pada klinik Apollo
Klinik Apollo adalah Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin, yang berpengalaman dalam bidangnya serta memiliki peralatan medis yang modern serta privasi pasien terjaga.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai sifilis, atau Anda memiliki pertanyaan lainnya Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo di nomor 081233881616 .