Menurut seorang dokter ahli onkologi dan ginekologi, virus yang menyebabkan kanker serviks dan sejumlah penyakit kanker lainnya dapat menginfeksi tubuh selama bertahun-tahun tanpa gejala yang spesifik dan terlihat membahayakan. Namun, ketika sudah berkembang menjadi sel kanker mulai terdapat gejala yang bisa dikenali seperti flek dan mengalami keputihan tak kunjung sembuh.

Penyebab keputihan tak kunjung sembuh

  • Infeksi jamur atau trikomoniasis

Mayoritas keputihan yang terjadi pada wanita disebabkan oleh infeksi jamur. Namun ada pula penyebab lain yaitu infeksi parasit seperti klamidia dan trikomoniasis. Diagnosa keputihan karena penyebab ini memerlukan pemeriksaan lain seperti pemeriksaan cairan atau lendir keputihan.

  • Penyakit menular seksual

Tahukah Anda jika keputihan juga bisa menjadi pertanda gejala penyakit menular seksual? Contonya gonore atau klamidia.

Pasien perlu menceritakan secara terbuka kepada dokter terkait informasi lengkap mengenai kondisi yang sedang dialaminya.

 

Bagaimana ciri dan gejala kanker serviks?

  • Keputihan tak kunjung sembuh

Keputihan merupakan kondisi umum yang terjadi pada banyak wanita yang bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur. Namun jika Anda telah berulang kali mengobati ke dokter biasa dan tak kunjung sembuh, hal ini memerlukan perhatian yang lebih serius.

Selain itu, gejala keputihan yang disebabkan oleh adanya sel kanker akan berbau busuk dan berbeda dengan keputihan pada umumnya.

  • Sakit pinggang dan panggul

Selain keputihan tak kunjung sembuh, gejala yang dialami wanita positif terkena kanker serviks seringkali mengeluhkan rasa nyeri di bagian pinggang dan panggul. Hal ini dikarenakan serviks yang membengkak atau memiliki lesi.

  • Flek dan darah setelah berhubungan seksual

Wanita yang memiliki kanker serviks terdapat lesi di bagian leher rahimnya. Lesi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan pendarahan terutama ketika mereka berhubungan seksual.

Keputihan tidak normal bisa jadi pertanda kanker serviks

Wanita mengalami peningkatan jumlah keputihan pada saat stress, hamil, atau saat masa subur. Namun, Anda perlu berhati-hati jika keputihan yang terjadi adalah keputihan tidak normal.

Beberapa tanda keputihan tidak normal dapat dilihat dari :

  • Warna (keputihan tidak normal biasanya berwarna kekuningan, abu-abu, atau hijau)
  • Terdapat perubahan konsistensi pada keputihan (sangat kental, bergumpal, dan berbuih)
  • Keputihan berbau menyengat seperti bau amis atau bau busuk
  • Nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti pada area kewanitaan, dan nyeri pada perut bagian bawah

Keputihan tidak normal biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur yang menginfeksi dan non infeksi. Penyebab non infeksi biasanya terkait dengan adanya benda asing atau penyakit lain seperti kanker serviks. Selain keputihan tak kunjung sembuh, keputihan tanda kanker serviks biasanya juga bisa muncul dengan warna agak kecoklatan, berbau busuk, berair, atau juga bercampur dengan darah.

Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat Cara Mengatasi Keputihan Gatal Akibat Jamur, sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.