Gonore atau kencing nanah adalah penyakit menular seksual yang penyebarannya melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang telah terinfeksi bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini dapat menyebar dengan sangat mudah lewat hubungan seksual yang tidak aman atau yang sering berganti-ganti pasangan. Salah satu gejala gonore pada pria  yang paling mudah dikenali adalah ketika penis mengeluarkan cairan yang menyerupai nanah. Keluarnya nanah dari penis merupakan salah satu indikasi penyakit menular seksual. Kondisi ini tidak boleh diabaikan dan harus segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Ciri gejala gonore pada pria

Apabila penis mengeluarkan cairan bening atau keputihan ketika akan berhubungan seksual, maka hal ini normal. Namun apabila penis keluar nanah atau cairan berwarna putih kental, kekuningan, hijau, dan disertai rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda perlu berhati-hati terhadap berbagai penyakit yang bisa saja ada di balik gejala yang Anda alami.

Berikut beberapa ciri dan gejala gonore pada pria :

  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Penis mengeluarkan cairan berwarna putih kental seperti nanah, warna kuning, krem, atau kehijauan
  • Bukaan penis mengalami bengkak dan kemerahan
  • Testis terasa sakit dan nyeri
  • Jika gonore menyerang tenggorokan, gejalanya akan disertai sakit tenggorokan terus menerus
  • Demam pada tubuh

Penyebab gonore pada pria

Penyebab gonore adalah bakteri menular seksual. Bakteri ini menyukai selaput lendir dari tubuh atau pada daerah yang hangat dan lembab di saluran reproduksi pria seperti uretra. Dalam hal sehari-hari, gonore ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman dan berisiko. Contohnya :

  • Tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual
  • Berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual
  • Tidak mengetahui riwayat pasangan seksual
  • Melakukan seks oral dengan orang yang telah terinfeksi gonore

Penting untuk Anda ketahui jika bakteri penyebab gonore tidak hanya menular melalui hubungan seksual biasa, namun juga bisa berpindah melalui seks melalui penis ke lubang anus (anal) dan seks dari alat kelamin ke mulut pasangan (oral seks). Oleh karena itu, merupakan hal yang penting bagi Anda dan pasangan untuk mengetahui riwayat seksual masing-masing agar tidak tertular penyakit gonore atau penyakit menular seksual lainnya.

Baca Juga : Gonore Penyakit Menular Seksual

Bagaimana penanganannya jika telah terinfeksi gonore?

Gonore dapat diobati, namun penanganannya tidak bisa dilakukan secara sendiri dan bebas. Tidak boleh menggunakan obat-obatan yang dijual di apotik secara bebas dan mengkonsumsinya tanpa petunjuk atau dosis yang diberikan oleh dokter.

Jika Anda mengalami gejala gonore seperti penis keluar nanah, dan beberapa gejala lain yang telah disebutkan diatas, segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan. Dokter akan mendiagnosis gejala gonore yang Anda alami melalui pengambilan sampel cairan penis yang akan diperiksa di laboratorium. Apabila Anda dinyatakan positif gonore, dokter akan memberikan penanganan berupa obat-pbatan oral atau antibiotik jenis suntik. Pengobatan gonore tidak hanya diberikan kepada pasien saja, tetapi juga diberikan kepada pasangan seksualnya.