web analytics
Helodokter

Helodokter.com adalah sebuah web yang berisikan informasi mengenai Pengobatan Gejala Penyakit Kelamin, Gejala Penyakit Keputihan serta Pengobatan Penyakit Keputihan

 Reservasi 

Jam Klinik

SENIN - MINGGU 10:00-20:00

Lokasi

Jl.Pangeran Jayakarta 115 C1-3 Jakarta Pusat 10730

Telp           : 021-62303060
Handphone : 081-336361555

See the map

Follow Us

Konsultasi


keputihan wanita

Vagina Selalu Gatal Menjelang Masa Menstruasi

Vagina selalu gatal menjelang masa menstruasi tak cuma membikin Anda merasa frustasi dan nyeri, melainkan juga betul-betul memalukan. Pada kondisi normal, gatal pada Miss V bukanlah hal yang perlu Anda khawatirkan sebab bisa adalah komponen normal dari siklus menstruasi Anda, yang disebabkan oleh perubahan kadar hormonal. Akan melainkan, pada sebagian kasus, gatal pada Miss V juga bisa adalah gejala dari suatu penyakit yang lebih serius.

Apa Penyebab Miss Terasa Gatal Sebelum Menstruasi?

  1. Vaginosis Bakterial

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya gatal pada Miss V. Salah satunya merupakan vaginosis bakterial. Vaginosis bakterial terjadi dikala pH dan keseimbangan kuman normal di Miss V mengalami gangguan.

Menerapkan baju dalam yang ketat, menerapkan sabun mandi dengan pewangi atau produk perawatan kecantikan lain yang mengandung pewangi, membersihkan Miss V secara berlebihan, dan menerapkan baju ketat bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada genitalia.

Kecuali gatal pada Miss V, vaginosis bakterial juga bisa menyebabkan keputihan, bau anyir pada Miss V, peradangan, rasa panas seperti terbakar, dan kemerahan pada Miss V.

  1. Infeksi Jamur

Infeksi jamur adalah gangguan medis lain yang acap kali menyebabkan timbulnya rasa gatal pada Miss V sebelum menstruasi. Kondisi ini disebut dengan kandidiasis Miss V.

Pada kondisi normal, jamur memang terdapat pada permukaan Miss V. Infeksi terjadi jika jamur yang ada pada Miss V ini bertumbuh secara berlebihan.

Kecuali Miss V terasa gatal sebelum menstruasi, infeksi jamur juga akan membikin Miss V terlihat merah dan meradang, adanya keputihan kental seperti keju, dan bau tak nikmat pada Miss V.

  1. Iritasi

Seandainya Anda mempunyai kulit yang peka, karenanya gatal pada Miss V bisa adalah gejala iritasi kulit imbas deterjen, sabun mandi, body lotion, kondom, bahan baju dalam, tisu kamar mandi, dan sebagainya.

  1. Gonorea

Hal lain yang bisa menyebabkan Miss V terasa gatal sebelum menstruasi merupakan beraneka ragam penyakit menular seksual, seperti gonorea, kutil genitalia, herpes, klamidia, dan trikomoniasis.

Kecuali gatal pada Miss V, gonorea lazimnya disertai oleh beraneka gejala lain seperti keluarnya cairan berwarna putih atau hijau, nyeri perut, nyeri panggul, nyeri dikala membuang air kecil, mata terasa gatal dan terlihat merah, spotting, perdarahan sesudah terkait intim atau di antara masa menstruasi, dan pembengkakan.

  1. Kutil Kelamin

Kutil genitalia bisa tak memunculkan gejala sampai sebagian pekan, bulan, dan tahun. Kutil bisa tumbuh di sekitar zona genitalia, seperti pada paha, dubur, bibir Miss V, mulut rahim, Miss V, penis, kantong zakar, uretra (lubang kencing), dan juga di sekitar mulut jika Anda menjalankan seks oral dengan penderita.

Kutil ini lazimnya tak terasa nyeri, melainkan bisa terasa gatal, berdarah, dan bisul. Kadang kutil juga bisa menyebabkan gangguan saluran kemih jika kutil tumbuh di saluran kemih.

  1. Herpes

Kecuali gatal pada genitalia, herpes juga bisa menyebabkan timbulnya lepuhan berwarna merah dan nyeri, serta keluarnya abses dari lepuhan yang kemudian akan mengering dan terasa nyeri.

  1. Klamidia

Klamidia adalah penyakit menular seksual yang betul-betul membahayakan bagi wanita sebab seringkali tak memperlihatkan gejala apa saja dan bisa menyebabkan terjadinya kemandulan. Klamidia lazimnya menyebabkan nyeri dikala terkait intim, nyeri dikala membuang air kecil, dan keputihan yang berwarna hijau, putih, atau kuning.

  1. Perubahan Kadar Hormonal

Perubahan kadar hormonal adalah penyebab lain dari terjadinya perubahan pada Miss V, termasuk timbulnya rasa gatal pada genitalia. Perubahan kadar hormonal secara khusus terjadi dikala seorang wanita menjelang masa menopause dan pubertas. Pada dikala menjelang masa menopause, kadar estrogen akan menurun tajam dan menyebabkan Miss V terasa kering, yang bisa membikin Miss V teriritasi dan nyeri.

Kecuali itu, stress juga bisa merubah kadar hormonal di dalam tubuh dan menyebabkan timbulnya gejala atau memperburuk gejala yang telah ada.

Arti Cairan dan Warna Pada Keputihan Wanita

 

Keputihan wanita merupakan hal yang normal terjadi, bahkan cairan yang keluar dari vagina ini mempunyai fungsi penting. Keputihan merupakan salah satu cara alami tubuh untuk membersihkan vagina dari sel-sel yang telah mati dan bakteri. Sisa-sisa kotoran tersebut akan dikeluarkan melalui vagina dalam bentuk keputihan. Namun hal yang perlu Anda tahu keputihan juga bisa berubah pada segi warna dan konsistensinya, beberapa warna menandakan gejala tertentu seperti adanya infeksi bakteri atau penyakit menular seksual.

Berikut penjelasan arti cairan dan warna pada keputihan wanita.

  • Cairan keputihan bening

 

Cairan keputihan yang tidak berwarna atau bening adalah hal normal. Cairan ini biasanya akan terlihat di awal siklus menstruasi sampai ovulasi atau masa subur. Keputihan seperti ini kadang lengket dan membantu menarik sperma ke dalam rahim.

 

  • Warna putih susu

 

Keputihan wanita yang berwarna putih susu tergolong sehat dan normal. Dari pertengahan hingga ke akhir siklus menstruasi, cairan keputihan akan menjadi seperti krim akibat pelepasan progresteron. Keputihan jenis ini teksturnya bisa tebal dan bisa menghalangi leher rahim Anda dalam menjebak sperma di dalam rahim.

 

  • Bertekstur dan warna seperti keju cottage

 

Keputihan wanita seperti ini bisa menandakan adanya infeksi jamur. Gejala keputihan karena infeksi akan berbentumpalan dan bertekstur kental. Keputihan jenis ini bisa diobati dengan antibiotik atau obat yang telah diresepkan oleh dokter. Selain itu, Anda wajib untuk mencegah kebersihan area kewanitaan agar terhindar dari infeksi bakteri.

 

  • Keputihan disertai bercak darah

 

Keputihan yang disertai bercak darah bisa disebabkan oleh beberapa hal. Jika keputihan ini normal, maka keputihan yang disertai bercak darah hanyalah pertanda Anda akan mengalami menstruasi. Namun, jika keputihan disertai bercak darah yang muncul terus menerus, bisa jadi ada indikasi penyakit menular seksual atau penyakit radang panggul. Anda harus memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

 

  • Keputihan kuning atau hijau

 

Cairan keputihan kuning atau hijau biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual seperti gonore atau klamidia. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi terlebih dahulu. Keputihan ini termasuk keputihan tidak normal dan harus mendapatkan penanganan dari dokter. Jika dibiarkan, bakteri gonore atau klamidia bisa lebih menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan berbagai dampak lain yang lebih serius.

 

  • Abu-abu dan berbuih

 

Keputihan wanita yang berwarna abu-abu dan berbuih biasanya diakibatkan oleh bakterial vaginosis atau ketidakseimbangan bakteri pada vagina. Selain warna yang abu-abu, keputihan ini biasanya menyebabkan rasa gatal dan sensasi panas pada vagina. Infeksi ini kerap kali dialami wanita yang kurang menjaga kebersihan vagina. Namun jangan khawatir, keputihan seperti ini bisa disembuhkan dengan resep krim atau pil yang diberikan oleh dokter.