web analytics
Helodokter

Helodokter.com adalah sebuah web yang berisikan informasi mengenai Pengobatan Gejala Penyakit Kelamin, Gejala Penyakit Keputihan serta Pengobatan Penyakit Keputihan

 Reservasi 

Jam Klinik

SENIN - MINGGU 10:00-20:00

Lokasi

Jl.Pangeran Jayakarta 115 C1-3 Jakarta Pusat 10730

Telp           : 021-62303060
Handphone : 081-336361555

See the map

Follow Us

Konsultasi


 

Banyak kasus gejala sifilis yang terbilang ringan sehingga penderitanya tidak sadar bahwa mereka telah terinfeksi penyakit menular seksual ini. Salah satunya adalah gejala berupa luka atau lesi kecil pada alat kelamin yang sering dikira luka biasa yang tidak serius. Namun gejala sifilis akan berkembang sesuai dengan fase sifilis yang dialami oleh orang yang terinfeksi.

 

Fase dan Gejala Sifilis Primer

 

Gejala sifilis pada fase primer bisa terbilang ringan karena hanya ditandai dengan munculnya luka atau tukak setelah 10 hingga 90 hari bakteri masuk ke dalam tubuh orang yang terinfeksi. Luka ini bisa muncul di alat kelamin, anus, bibir atau mulut, amandel, dan jari.

Beberapa gejala sifilis lainnya pada tahap ini antara lain :

  • Pembengkakan kelenjar di bagian leher
  • Luka akibat penyakit sifilis bisa muncul tanpa rasa sakit
  • Luka bisa sembuh dalam beberapa minggu tanpa pengobatan namun hal ini bukan berarti bakteri sifilis telah hilang dari tubuh penderitanya.

 

Fase dan Gejala Sifilis Sekunder

 

Gejala sifilis pada fase sekunder ditandai dengan munculnya ruam selama 2 hingga 12 minggu setelah luka berkembang dan terkadang bahkan sebelum luka sembuh. Pada fase ini gejala dapat menyebar ke bagian tubuh sehingga juga dirasakan gejala lain seperti :

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Merasa lemah dan badan tidak nyaman
  • Berat badan mengalami penurunan
  • Rambut rontok terutama pada alis, bulu mata, dan kulit kepala
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening
  • Leher merasa kaku, sakit kepala, emosi yang tidak stabil, kelumpuhan, dan gerakan reflek yang tidak sesuai

 

Fase dan Gejala Sifilis Laten

 

Jika pada tahap awal sifilis tidak diobati, maka akan terus berkembang hingga fase laten. Fase laten bisa dialami tanpa gejala apapun dalam kurun waktu paling singkat satu tahun dan dapat berlangsung selama 5 hingga 20 tahun.

Sifilis pada tahap laten hanya bisa di diagnosa secara akurat melalui tes darah yang dilakukan oleh tim medis. Orang yang terinfeksi sifilis laten juga masih akan menularkan bakteri ini selama periode tahap awal laten dan mungkin juga menular selama tahap laten jika tidak ada gejala yang muncul.

 

Fase Sifilis Akhir

 

Fase sifilis yang memasuki tahap akhir adalah fase dimana sifilis paling mudah menular ke orang lain. Fase ini akan menyebabkan beberapa masalah pada tubuh antara lain :

  • Luka besar di dalam tubuh atau kulit
  • Gangguan pada pembuluh darah dan jantung
  • Gangguan mental
  • Kebutaan
  • Komplikasi (pembuluh darah dan sistem saraf)

 

Pengobatan Sifilis

 

Hal yang pertama harus dilakukan dalam pengobatan penyakit menular seksual sifilis adalah dengan mengenali gejala sifilis yang muncul dan memeriksakannya ke dokter. Diagnosa dan pengobatan sifilis akan sangat bergantung pada fase yang dialami oleh pasien dan bagaimana kondisinya.

Sebagai pengobatan, penisilin cukup berhasil dan bisa digunakan untuk mengobati sifilis fase primer dan sekunder. Penisilin biasanya akan diberikan oleh dokter melalui suntikan. Jika pasien mempunyai alergi penisilin, dokter juga bisa mengganti pengobatannya dengan antibiotik jenis lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *